Siapa
Tuan Punya?
karya : EF
Apa kau pernah sekali masa bertanya-tanya,
Perihal pukul 12 malam,
Kepada siapakah statusnya bermuara
Apakah kepada angka 24.00?
Atau 00.00?
Pernahkah kau bertanya-tanya,
Siapa tuan punya pukul 12 malam itu?
Apa kau pernah sekali masa
Merasa peduli terhadap hal sekitar
Tentang pencuri ayam yang dihukum 5 tahun lebih
lamanya
Sementara para tikus kotor di negara kita
Yang meraup harta haram,
Harta hasil jerih payah para orang tua kita,
Hasil peluh, bahkan darah yang acap kali menetes
Dihukum hanya dengan hal yang begitu sepele?
Harusnya mereka dirajam!
Berilah hukuman yang lebih bernas!
Tentang semua kepiluan ini,
Tentang keadilan ini
Siapa tuan punya?
Apa pernah sekali masa kau bertanya-tanya
Perihal pukul 14.30 pada hari kita
Kepada siapa ia bermuara?
Apakah pukul stengah tiga sore?
Apakah siang masih terlalu egois untuk mengambil
14.30 menjadi miliknya?
Pukul 14.30, siapa tuan punya?
Apakah pernah sekali masa
Kau peka terhadap saudara kita,
Di pinggir rel kereta api, dibawah kolong jembatan,
Bahkan yang bersemayam dan tinggal dalam gerobak
Rintihan mereka bertalu-talu
Untuk mendapat hidup yang lebih layak!
Tapi apa realitanya?
Pemerintah seakan lalai, seakan mencoba buta, seakan
tak peduli mereka ada
Bukannya diberi tempat layak untuk tinggal
Tanah mereka malah digusur sesuka keotoriteran suatu
pihak
Sementara orang berada?
Cih, jangan kau tanya kesahajaan hidup mereka
Di negeri kita,
Yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin
Kemanusiawian ini, siapa tuan punya?
Kekasihku, aku kerap kali berangan-angan
Bimbang rasanya untuk mencoba memaafkanmu
Pilu seperti ditusuk sembilu jikaku mengingat
kelakuan binatangmu
Rasa-rasanya, kata maaf saja tak sebanding
Entah apa yang meliputi semua kegundahan hati ini
Kata-kata maafmu itu,
Siapa tuan punya?
Kebenaran? Atau hanya sekedar pemanis bibir
berstampelkan kebohongan belaka?